Berita
Kumis Kucing-Hai sobat BKK, pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang
fenomena batu akik. Batu akik adalah sebuta untuk batu cincin dimana batu ini
bukan termasuk batu mulia. Batu akik sendiri berasal dari batuan kuarsa dengan
tingkat kehalusan, kecerahan, warna, dan motif yang berbeda.
Akhir-akhir
ini fenomena batu akik mulai menjadi trensenter diberbagai kalangan. Mulai dari
pengusaha, wiraswasta, petani bahkan menjamur dikalangan pelajar. Fenomena ini
layaknya jamur yang terus menyebar di seluruh plosok negeri. Entah apa penyebab
bangkit nya fenomena ini, padahal tren batu akik sudah mulai menghilang sejak lama
dan kini muncul kembali sebagai fenomena baru. Maraknya fenomena ini tak
terlepas dari peran media yang selalu memblow up tentang batu yang satu ini.
Banyak
pelajar terutama mahasiswa tidak mau ketinggalan dengan fenomena ini, banyak
mahasiswa yang mau mengeluarkan kocek lebih dalam hanya untuk membeli batu
akik. Selain itu juga mahasiswa banyak yang menjadikan kesempatan ini menjadi
ladang bisnis. Terlepas dari itu semua banyak kalangan yang mengaku bahwa
memburu batu akik adalah hobi yang menyenakan, tapi disisi lain ada yang
mencari batu akik untuk hal-hal yang berbau klenik atau mistis.
Banyak
mitos yang beredar tentang khasiat batu akik, kabarnya batu akik bisa menjadi
“jimat” dalam hal ini bisa menjadi mantra pengasihan, kekebalan, penunjuk pesona,
pelancar usaha dan banyak lainnya. Walaupun begitu batu akik tetap lah batu
biasa yang hanya memiliki kelebihan dari unsur artistik nya. Tapi itu
tergantung dari kepercayaan masing-masing individu.
Batu
akik mempunyai beraneka ragam warna dan motif, dimana setiap warna dan motif
mempunyai keunikan dan keindahan sendiri-sendiri. Berikut adalah beberapa jenis
batu akik :
- Batu
mirah delima
- Batu
kecubung
- Batu
giok
- Batu
amber
- Onik
hitam
- Zamrud
- Pirus
Jenis
batu-batu diatas mempunyai keistiweaan masing-masing. Tapi dibalik keistiweaan
dalam hal artistik, batu-batu diatas juga dipercaya mempunyai khasiat yang
berbeda-beda. Benurut beberapa mitos, batu mirah delima dipercaya dapat
mengobati orang yang terkena racun dan menghilangkan gangguan mistik seperti terkena
guna-guna dan juga sebagai menarik simpati. Begitupun batu yang lainnya,
mempunyai khasiat yang berbeda tergantung kepercayaan si pemakai.
Batu
akik sendiri dijual dengan harga yang bervariasi, dari harga yang ratusan ribu
bahkan sampai ratusan juta rupiah. Tapi bagi sang kolektor batu akik harga kadang
tak jadi masalah asalkan sebanding dengan batu yang didapatkan.
Fenomena
baru ini cukup banyak mengundang perhatian, pasalnya dengan maraknya fenomena
ini banyak orang yang beralih profesi menjadi penjual batu akik. Hasilnya pun
sangat fantastis. Kita bisa melihat penjual batu akik menjamur disetiap sudut
kota, kaki lima, trotoar bahkan di pusat perbelanjaan mewah sekalipun.
Itu
lah fenomena baru yang sedang menjadi tren masyarakat saat ini, entah apa
penyebabnya, dan kenapa batu akik mulai berjaya kembali, yang terpenting adalah
bagaimana kita menyikapi atas dasar iman dan kepercayaan kita kepada Sang
Pencipta.
batu ekaik memeng sedang ngetrend-ngetrendnya gan,padahal menurut ane ya biasa saja
ReplyDeleteiya gan, biasa aja, ngabis-ngabisin duit kalau beli kayak gtu
Deletenice post gan, tpi ane gak suka pakai cincin, apalagi batu akik
ReplyDeleteane jga gk suka gan
DeleteMantap Gan,,, Ane punya RUBI nih gan
ReplyDeletekeren gan,
Deletemantap gan ! thanks infonya
ReplyDeleteoke gan
Deleteoke gan, lagi tren bener sekarang batu akik :v
ReplyDeletehaha..batunya jenis apa gan?
ReplyDeletewah keren artrikelnnya mas
ReplyDeletesiip
ReplyDeletekeren gan batu akiknya
ReplyDeletedijual gak gan batunya
ReplyDeletekagak gan, itu punya temen ane, bukan punya ane :D
Deletebalik ke jaman batu hehe
ReplyDeletevisit ya : http://juliherniyansahofficial.blogspot.com
wah , trend yang lagi booming , tapi sayang ane dompet kurang memadai buat ikut berpartisipasi membeli batu akik. but, semoga terus berkembang dan berkembang lagi
ReplyDelete