Analisis Artikel dalam Koran : Sumsel Dirikan Sekolah Perternakan Rakyat (Pemberdayaan Masyarakat)

Pemprov Sumsel dibantu pakar Institut Pertania Bogor (IPB), Universitas Sriwijaya (Unsri) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mendirikan sekolah Peternakan Rakyat. Hal ini dimaksudkan agar para peternak bisa lebih maju dalam mengembangkan bisnisnya. Di Sumsel sendiri didirikan Sekolah Peternakan Rakyat karena rendahnya pengetahuan dan kemampuan masyarakat khususnya peternak untuk mengelola ternaknya. Tidak ada perencanaan dan implementasi sehingga peternak cenderung tidak menguntungkan. Selain itu masih banyak peternak yang menelantarkan ternaknya, membuang limbah pertanian tapi mengeluh kurang pakan, bahkan hanya sekitar 20 persen ternak sebagai bisnis.

            Artikel yang ada dikoran yang berjudul “Sumsel Dirikan Sekolah Perternakan Rakyat” menunjukan bahwa adanya pemberdayaan dibidang Pembangunan yang berbasis pada kerakyatan. Dimana di sini pemerintah menjadi Fasilitator dan pengawas sedangkan masyarakat yang berperan sebagai pelaku dan subjek pemberdayaan. Hal ini bisa ditunjukan adanya usaha pemerintah membangun Sekolah Peternakan Rakyat, Sekolah ini merupakan fasilitas yang diberikan pemerintah untuk upaya memberikan kekuaatan dan kemandirian masyarakat untuk lebih berdaya dalam hal peternakan. Karena pada dasarnya konsep pemberdayaan masyarakat adalah mandiri dan parsitipasif. Konsep ini sudah ditunjukan pada artikel ini dimana tujuan dibangunnya sekolah Peternakan Rakyat adalah untuk memandirikan masyarakat agar terciptanya masyarakat yang mampu mengelola ternaknya sendiri, kemudian disini masyarakat nya dituntut sebagai pelaku dalam proses pemberdayaan dalam bidang kesejahteraan peternak hal ini merupakan konsep partisipatif.

Analisis  Artikel dalam Koran :  Sumsel Dirikan Sekolah Perternakan Rakyat (Pemberdayaan Masyarakat)
            Didalam Artikel menunjukan bahwa adanya pemberdayaan yang bersifat bottom-up. Dimana masyarakat adalah penentu dari pemberdayaan itu sendiri, selain itu dengan adanya button-up ini kebijakan akan sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat. Karena prinsip Bottom-Up ini adalah dari masyarakat ke pemerintah sehingga pemberdayaan ini sangat menguntungkan masyarakat. Selanjutnya, Sekolah Peternakan Rakyat ini pemerintah tidak hanya membangun sekolah saja tetapi juga melakukan pengontrolan atau pengawasan, hal ini sesuai dengan peran pemberdayaan masyarakat yaitu pendampingan. Karena pada dasarnya pemberdayaan bukan hanya memberikan fasilitas, tetapi lebih kepada proses pendampingan sampai masyarakat dapat mandiri atau berdaya.  


            Pemberdayaan Masyarakat melalui program pembangunan Sekolah Peternakan Rakyat ini bertujuan untuk memberikan daya kepada masyarakat yang berprofesi sebagai peternak agar dapat mengoptimalkan ternak mereka sehingga akan dapat lebih mensejahterakan bagi mereka.
Previous
Next Post »

5 komentar

Click here for komentar
26 April 2015 at 09:39 ×

wah berita bagus nie, thanks gan infonya y,
ditunggu follow dan komen baliknya y, :)

Balas
avatar
admin
26 April 2015 at 09:40 ×

jgn lpa gan saling klik iklan jga, ane udah klik pngya agan, :)

Balas
avatar
admin
24 May 2015 at 12:12 ×

sekolahpeternakan rakyat haha bagus ni brooo

Balas
avatar
admin
27 May 2017 at 02:19 ×

Maaf Ganggu, sesama umat manusia harus saling membantu
disini aku ingin memberikan solusi untuk cara mendapatkan
pundi pundi uang untuk menutupi kebutuhan, ini memang NYATA !!!
Silahkan bergabung dengan keberuntungan yang melimpah
di P-O-K-E-R-A-Y-A-M.co dan dapatkan jackpot ratusan juta
Hanya dengan Minimal Deposit 10 ribu akan menjadi Rumah Mewah
info keberuntungan lebih lanjut bbm : D8E5205A

Balas
avatar
admin

• Komentarlah sesuai apa yang di posting
• Dilarang berkomentar yang berbau SARA, kekerasan dan pornografi
• Dilarang meninggalkan link aktif
• Dilarang membaca tanpa meninggalkan komentar, :D Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Thanks for your comment